PIDATO PELEPASAN JENAZAH

0

PIDATO PELEPASAN JENAZAH

Hadirin dan hadirat yang kami mulyakan.

Bapak –bapak  ibu – ibu handai taulan yang kami hormati.

Assalamualaikum warakhmatullahi wabarakaatuh!

Innalillahi waina ilaihi rojiun! Hadirin sekalian yang kami hormati, sebagai mana telah kita ketahui bersama dihadapan  kita sekarang ini telah wafat sejak tadi pagi, tepatnya pukul lima sesudah subuh. Sebelum itu perlu kita ketahui bahwa almarhum sakit keras sejak satu mingguyang lalu.

Hadirin yang kami muliakan , atas nama keluarga kami menyampaikan terimakasih atas perhatian hadirin kepada keluarga kami sehingga berkenan hadir pada saat menjelang pemakaman  jenazah almarhum, yang insyaallah hiingga nanti pemakamanya dikuburkan di kenenur Demak.

Sebagai  manusia biasa tentunya semasa hidupnya beliau banyak memiliki kesalahan, kekurangan, ketidak sempurnaan, bahkan ketidak berdayaan terhadap kita di dunia ini yang masih hidup. Untuk itu marilah kita lepas almarhum ini ke peristirahatannya yang terakhir dengan penuh keiklasan dengan jalan memaafkan dosa-dossanya jika saja ada. Atas nama keluarga kami menyampaikan kepada hadirin, kami sebagai keluarga yang di tinggalkan almarhum bersedia menyelesaikan seluruh permasalahan beliau semasa hidupnya, termaksuk masalah hutang piutang. Jika sekiranya ada kami persilahkan dengan penuh kesadaran dan keiklasan hadirin dan handai taulan untuk menyelesaikanya kepada kami sekeluarga yang di tinggalkanya. Semuanya itu akan menjadi tanggung jawab kami sebagai keluarga yang di tinggalkan almarhum.

Agar ringan langkah kekubur, sekalilagi marilah kita antarkan jenazah almarhum ketempat peristirahatanya yang terakhir dengan iklas. Semoga amal baik hadirin dibalas oleh allah subhaanahu wataala, amiin!

Hingga di pemakaman nanti, sebelumnya kami sekeluarga sekali laagi menyampaikan terimakasih atas perhatian dan bantuan hadirin mengantarkan jenazah ini ke pemakaman untuk itu marilah segera saja berangkat  kami persilahkan ! Allahumashali alaa Muhammad! Baca lebih lanjut

BAHAYA SEX BEBAS PADA REMAJA

0

I. PENDAHULUAN

Kata sex sering kita dengar dan hampir tidak pernah sepi hinggap ditelinga kita dalam kehidupan sehari-hari. Sex adalah kata yang teruntai dari 4 huruf tetapi mempunyai makna dan arti yang sangat banyak dan bervariasi. Sex merupakan topik yang paling kontroversial di dalam masyarakat kita. Kebanyakan masyarakat kita memandang sex sebagai sesuatu yang ”menyeramkan”, jorok dan menjijikkan, kotor dan nista. Sex dianggap sebagai sesuatu yang tabu dan tidak pantas untuk dibicarakan secara terbuka tanpa alasan yang jelas. Disamping itu seringkali sex diidentikkan dengan sesuatu yang haram berlumur dosa. Benarkah demikian ? Seorang ibu atau bapak sering merasa bingung dan terpojok manakala sang anak menanyakan ”Ma bagaimana sih membuat adek ?” Seorang ibu biasanya akan segera menjawab ”adikmu dibawa oleh burung bangau nak” sambil segera mengalihkan perhatian si anak dari melanjutkan keingin tahuannya.

Ironisnya meskipun topik ini dianggap sebagai sesuatu yang tak layak dikemukakan, tetapi sex merupakan sesuatu topik yang tak pernah habis dibahas. Orang tak pernah bosan dan jenuh membicarakannya. Malcom Muggeridge (1903-1990) seorang jurnalis Inggris pernah mengatakan ”Orgasme telah menggantikan Salib sebagai pusat kerinduan dan gambaran pemenuhan kebutuhan.” Hal ini mendorong timbulnya sikap munafik dalam masyarakat. Disatu sisi seseorang akan bersikap seolah-olah acuh dan cuek dengan masalah sex bahkan melarang membicarakannya walaupun dalam forum keilmuan, tetapi disisi lain sebenarnya ia sangat tertarik dengan masalah sex dan berusaha mencari jawabannya sendiri, bahkan ia memburu dan mencari buku-buku dan majalah porno. Bahkan seringkali justifikasi agama dipakai untuk ”membungkam” remaja yang bertanya tentang masalah sexual.

Dengan segala ketertutupannya, dengan segala pomeonya, dengan segala prasangka dan

kesalah kaprahannya, sex telah membuat banyak orang menjadi kian penasaran dan semakin

ingin tahu dan menyelaminya lebih jauh. Apalagi bagi seorang anak dan remaja yang sedang bertumbuh dan berkembang serta mempunyai rasa ingin tahu yang sangat tinggi, menutup-nutupi masalah sex dan melarang membicarakannya justru akan semakin membuatnya menjadi semakin penasaran. Ia akan mencari informasi tentang hal ini dari sumber manapun yang bisa ia dapatkan. Seringkali informasi yang ia terima merupakan informasi yang salah dan tidak tepat. Seringkali pula seorang anak atau seorang remaja menjadi tertarik untuk mencoba dan melakukan hubungan sex yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya sex bebas. Hal ini tentu sangat merugikan karena akan menimbulkan banyak dampak negatif dan permasalahan yang tidak dinginkan seperti meningkatnya kasus-kasus penyakit kelamin dan HIV, rusaknya hubungan keluarga, menjamurnya prostitusi, gangguan kamtibmas dan berkembangnya penyakit-penyakit masyarakat lainnya yang terkait dengan hal ini.

Disalah satu harian ibukota tertanggal 22 Desember 2006 ketua Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dalam salah satu kesempatan mengatakan bahwa 15% remaja Indonesia yang berusia 10-24 tahun telah melakukan hubungan sexual diluar nikah. Delapan puluh lima persen diantaranya melakukannya di rumah dengan pacarnya. United Nation Population Fund (UNPF) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mensinyalir jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta pertahunnya, dengan 20% diantaranya dilakukan oleh para remaja. Catatan akhir tahun 2002 Polda Metro Jaya melaporkan terjadinya peningkatan kasus perkosaan di DKI jaya dari 89 kasus pada tahun 2001 menjadi 107 kasus (kenaikan 20%) pada tahun 2002. Disamping itu juga terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap anak-anak di Indonesia pada tahun 2001. Enam puluh persen dari kasus tersebut adalah kasus incest yang kebanyakan dilakukan oleh orang-orang sedarah seperti saudara kandung, paman, dan orang yang mempunyai hubungan darah. Hal lain yang menarik untuk dicermati adalah adanya peningkatan kasus HIV/AIDS dan penyakit kelamin dari tahun ketahun, peningkatan kriminalitas akibat sex bebas, meningkatnya kasus-kasus penyimpangan perilaku sexual. Hal-hal ini merupakan dampak dari makin maraknya sex bebas.

Untuk mengatasi masalah-masalah ini diperlukan adanya pemahaman dan penerangan tentang sex secara benar dan tepat yang dilandasi oleh nilai-nilai agama, budaya dan etika yang ada di masyarakat. Penyuluhan dan penerangan tentang sex harus dilandaskan pada ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama, sehingga seorang remaja akan mendapatkan informasi yang benar dan tepat dengan berlandaskan pada nilai-nilai agama dan keimanan yang kuat sehingga seorang remaja dapat terhindar dari hal-hal yang negatif dan tercela terkait dengan masalah sex. Untuk itu pendidikan sex Islami sangat diperlukan. Uraian dibawah ini akan membicarakan masalah-masalah sex ditinjau dari aspek medis dan Islam;perubahan fisik, perubahan psikologi dan perubahan pada organ reproduksi yang terjadi pada remaja, dampak sex bebas pada remaja

serta cara-cara penanggulangannya.

II. SEPUTAR MASALAH SEX

A. Tinjauan Aspek Islam

Islam menganggap sex sebagai sesuatu hal yang suci, fitrah, dan bahkan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Dalam suatu hadist dikatakan, ” Dua rakaat shalat yang didirikan oleh orang yang kawin lebih baik daripada keterjagaan (ibadah) di malam hari dan puasa (disiang hari) orang yang tidak kawin.” Namun seks yang bagaimana? Tentu saja seks yang sesuai dengan atura-aturan syariat Islam, seks yang ”memanusiakan” manusia bukan seks ala hewan yang dapat merendahkan derajat kita sebagai manusia. Allah SWT menciptakan naluri seks pada diri manusia sebagai sarana penjaga kesinambungan eksistensi umat manusia di dunia dan juga sebagai sarana kesenangan bagi manusia. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an ”Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tanda bagi kaum yang terpelajar” (QS Ar Ruum: 21)

Allah SWT menciptakan hasrat seksual (syahwat) pada manusia. Syahwat sama normalnya dengan nafsu makan dan minum. Seperti hasrat-hasrat lain yang Allah ciptakan pada manusia, hasrat seksual sangatlah kuat dan dapat menguasai manusia yang lemah. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an ”Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa- apa yang dingini yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan , binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga)” (QS. Ali Imran: 14). Hasrat seksual, sebagaimana nafsu makan dan minum, dapat dipenuhi dengan cara yang halal maupun yang haram. Adalah haram untuk memuaskan hasrat seksual diluar ikatan perkawinan, sesama jenis, dengan hewan ataupun dengan orang mati (mayat). Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an ”Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, kalian adalah kaum yang melampaui batas”(QS Al A’raaf; 81). Rasulullah SAW bersabda dalam hadistnya : ” Wahai sekalian pemuda, siapa diantara kamu yang telah mempunyai kemampuan (untuk menikah), maka menikahlah. Sesungguhnya pernikahan itu lebih dapat menjaga pandangan mata dan mengekang hawa nafsu” (HR Jamaah)

B. aspek medis

Didunia ini manusia dan hewan akan lenyap dari permukaan bumi apabila mereka oleh alam tidak dibekali dengan naluri untuk berkembang biak demi meneruskan keturunan. Dorongan atau keinginan untuk bersetubuh (koitus) disebut libido seksualis (nafsu birahi, nafsu syahwat). Dorongan /keinginan ini dapat disamakan dengan keinginan makan (lapar) dan minum (haus). Apabila lapar dan haus mempunyai arti dalam mempertahankan kelangsungan kehidupan individu, maka libido mempunyai tujuan untuk mempertahankan kehidupan spesies homo sapiens (manusia).

Istilah seks mempunyai arti yang jauh lebih luas dari istilah koitus dalam arti kata yang sempit (bersatunya tubuh antara laki-laki dan wanita). Seksualitas, reaksi dan tingkah laku seksual didasari dan dikuasai oleh nilai-nilai kehidupan manusia yang lebih tinggi tidak seperti pada hewan. Hewan bersetubuh semata-mata atas dorongan naluri birahi. Sedangkan pada manusia seks dapat dipandang sebagai pencetus dari hubungan antar individu, dimana daya tarik rohani dan badan menjadi dasar kehidupan bersama antara dua insan manusia.

Seksualitas menyangkut berbagai dimensi yang sangat luas, yaitu dimensi biologis, sosial, perilaku dan kultural. Dimensi biologis (medis) berkaitan dengan organ reproduksi dan alat kelamin dan fungsinya serta upaya menjaga kesehatan organ reproduksi. Orang biasanya berbicara hanya bentuk luar dari alat reproduksi (kelamin). Namun perlu diketahui, bahwa alat reproduksi terdiri dari bagian luar dan bagian dalam.

Organ reproduksi wanita terdiri atas

A. Organ reproduksi bagian luar
1. Bibir kemaluan luar (labia mayora)
2. Bibir kemaluan dalam (labia minora)
3. Kelentit (clitoris) yang sangat peka karena banyak syaraf, ini merupakan

bagian yang paling sensitif dalam meneriman rangsangan seksual

4. Lubang kemaluan (lubang vagina) terletak antara lubang kencing dan anus

(dubur) 5. Bukit kemaluan (mons veneris) yang ditumbuhi oleh rambut kemaluan pada

saat perempuan memasuki usia pubertas

B. Organ reproduksi dalam

1. Vagina (liang kemaluan/liang senggama), bersifat elastis dan dapat
membesar serta memanjang sesuai kebutuhan fungsinya sebagai organ baik
saat berhubungan seks, jalan keluarnya bayi saat melahirkan atau saluran
keluarnya darah saat haid.

2. Mulut rahim (cervix), saat berhubungan seks, sperma yang dikeluarkan
penis laki-laki di dalam vagina akan masuk ke dalam mulut rahim hingga
bertemu sel telur perempuan.

3. Rahim (uterus) adalah tempat rumbuhnya janin hingga dilahirkan.
Rahim dapat membesar dan mengecil sesuai kebutuhan (hamil dan setelah
melahirkan).

4. Dua buah saluran telur (tuba fallopi) yang terletak disebelah kanan dan kiri
rahim. Sel telur yang sudah matang atau yang sudah dibuahi akan
disalurkan ke dalam rahim melalu saluran ini.

5. Dua buah indung telur (ovarium) kanan dan kiri.
Ketika seorang perempuan lahir, ia sudah memiliki ovarium yang
mempunyai sekitar setengah juta ova (cikal bakal telur). Tiap ova punya
kemungkinan untuk bekembang menjadi telur matang. Dari sekian banyak
ova, hanya sekitar 400 saja yang berhasil berkembang menjadi telur yang
matang semasa usia produktif perempuan.

Organ reproduksi laki-laki terdiri atas

1. Zakar atau penis.
Berbentuk bulat memanjang dan memiliki ujung berbentuk seperti helm disebutGl ans.
Ujung penis ini dipenuhi serabut syaraf yang peka. Penis tidak memiliki tulang, hanya
daging yang dipenuhi dengan pembuluh darah. Penis dapat menegang yang disebut
ereksi. Ereksi terjadi karena rangsangan yang membuat darah dalam jumlah besar
mengalir dan memenuhi pembuluh darah yang ada di dalam penis, dan membuat penis
menjadi besar, tegang dan keras.

2. Buah zakar atau testis.
Jumlahnya dua berbentuk bulat lonjong dan menggantung pada pangkal penis. Testis
inilah yang menghasilkan sel kelamin pria (sperma).

3. Saluran zakar atau uretr a. Saluran ini berfungsi untuk mengeluarkan air mani dan air seni.

4. Kantong pelir atauskrot um
yaitu lapisan kulit yang agak berkerut membentuk kantong yang menggelantung di
belakang penis. Skrotum gunanya untuk mengontrol suhu dari testis, yaitu 6 derajat
celcius lebih rendah dari suhu bagian tubuh lainnya agar testis dapat berfungsi
menghasilkan sperma.

5. Epididimis

yaitu tempat pematangan sperma sesudah dibentuk dalam testis

6. Saluran sperma atau vas deferens

Saluran sperma dari testis menuju seminal vasicle.

7. Vesikula seminalis
berguna untuk memproduksi semacam gula dan menyimpan sementara sperma seblum
dikeluarkan. Zat gula berguna sebagai sumber kekuatan untuk sperma agar dapat
bertahan hidup dan berenang mencari telur di dalam alat reproduksi perempuan. Pada
saat ejakulasi seminal vesicle mengalirkan sperma tersebut ke vas deferens.

8. Kelenjar prostat

menghasilkan cairan yang berisi zat makanan untuk menghidupi sperma.

Disamping organ reproduksi juga terdapat hormon-hormon yang berperan dalam proses reproduksi. Hormon adalah zat kimia yang diproduksi oleh kelenjar endokrin yang mempunyai efek tertentu pada aktifitas organ-organ lain dalam tubuh. Hormon seks merupakan zat yang dikeluarkan oleh kelenjar seks dan kelenjar adrenal langsung ke dalam aliran darah. Mereka secara sebagian bertanggungjawab dalam menentukan jenis kelamin janin dan bagi perkembangan organ seks yang normal. Mereka juga memulai pubertas dan kemudian memainkan peran dalam pengaturan perilaku seksual. Hormon-hormon seks utama yaitu estrogen dan progesteron pada wanita serta androgen dan testosteron pada laki-laki.

Estrogen adalah hormon seks yang umumnya diproduksi oleh rahim wanita yang merangsang pertumbuhan organ seks anak perempuan, seperti halnya payudara dan rambut kelamin, dikenal sebagai karakteristik seks sekunder. Estrogen juga mengatur siklus menstruasi. Pada kebanyakan wanita, hormon indung telur tidak memainkan peran yang penting dalam gairah seks mereka. Dalam sebuah penelitian pada wanita dibawah usia 40 tahun, 90% melaporkan tidak adanya perubahan dalam nafsu seks atau fungsi setelah hormon seks diturunkan karena pengangkatan kedua rahim. Estrogen penting dalam menjaga kondisi dinding vagina dan elastisitasnya, memproduksi cairan yang melembabkan vagina dan pertumbuhan lapisan lendir rahim. Mereka juga membantu untuk menjaga tekstur dan fungsi payudara wanita. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi oleh testis, sedangkan androgen dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Testosterona dan androgen membantu memulai perkembangan testis dan penis pada janin laki-laki. Mereka memulai proses pubertas dan mempengaruhi pertumbuhan rambut pada wajah, tubuh, dan alat kelamin, mendalamkan suara, pertumbuhan otot, karakteristik seks sekunder pria. Setelah pubertas, hormon-hormon tersebut memainkan peran dalam pengaturan gairah seks. Kekurangan testosteron dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan turunnya gairah seks, dan kelebihan testosteron dapat meningkatkan gairah seks pada pria. Namun, kadar testosteron tidak begitu mempengaruhi daya tarik dan gairah seks saat mereka berada pada batas rata-rata. Gairah seks cenderung dipengaruhi oleh perangsang dari luar (gambar, suara, sentuhan) daripada oleh variasi hormon seks, kecuali dalam beberapa kasus langka. Pada pria, terlalu sedikit testosteron dapat menyebabkan sulit mendapat atau menjaga ereksi.

                         

Organ reproduksi yang sehat dibutuhkan untuk kesehatan reproduksi. Organ-organ reproduksi didalam tubuh bisa rusak oleh penyakit menular seksual (PMS) yang mengakibatkan kemandulan (infertilitas). Baik pria ataupun wanita bisa memiliki masalah infertilitas bila terinfeksi PMS. Wanita hamil dapat menularkan PMS kepada bayi di dalam kandungannya.

III SEPUTAR REMAJA

Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batasan usia remaja menurut WHO (World Health Organization, badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah maka ia tergolong dalam dewasa dan tidak remaja lagi. Sebaliknya jika usia sudah bukan remaja lagi tetapi masih tergantung pada orang tua (tidak mandiri), maka dimasukkan ke dalam kelompok remaja.

Pada masa remaja akan terjadi perubahan-perubahan yang meliputi perubahan fisik (baik yang terlihat dari luar maupun yang tidak kelihatan), perubahan emosional yang tercermin dalam sikap dan tingkah laku. Perkembangan kepribadian pada masa ini dipengaruhi tidak saja oleh orangtua dan lingkungan keluarga, tetapi juga lingkungan sekolah, ataupun teman-teman pergaulan di luar sekolah.

Perubahan dramatis dalam bentuk dan ciri-ciri fisik berhubungan erat dengan mulainya pubertas pada remaja. Aktivitas kelenjar pituitari (hipofisis) pada saat ini berakibat dalam sekresi hormon yang meningkat, dengan efek fisiologis yang tersebar luas. Hormon pertumbuhan memproduksi dorongan pertumbuhan yang cepat, yang membawa tubuh mendekati tinggi dan berat dewasanya dalam sekitar dua tahun. Dorongan pertumbuhan terjadi lebih awal pada wanita daripada pria termasuk kematangan secara seksual. Pada masa pubertas terjadi pertumbuhan tinggi badan dan berat badan yang pesat, hampir 2 kali lipat. Pada anak pria bahu menjadi lebar, sedangkan pada anak perempuan pinggulnya yang membesar, sehingga timbul bentuk badan yang karakteristik bagi pria dan wanita. Tulang dan otot bertambah besar. Jaringan lemak bawah kulit bertambah. Alat genital juga tumbuh dengan cepat

Perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa atau sering dikenal dengan istilah masa pubertas ditandai dengan datangnya menstruasi (pada perempuan) atau mimpi basah (pada laki-laki). Pencapaian kematangan seksual pada gadis remaja ditandai oleh kehadiran menstruasi dan pada pria ditandai oleh produksi semen. Hormon-hormon utama yang mengatur perubahan ini adalah androgen pada pria dan estrogen pada wanita yang berhubungan dengan timbulnya penampilan ciri-ciri seksual sekunder.

Ciri-ciri seksual sekunder pada pria meliputi bertumbuhnya kumis dan cambang, timbulnya rambut pada badan dan kelamin, penis yang lebih besar dan panjang, testis (buah Zakar) yang bertambah besar, pigmentasi pada alat kelamin, dan suara yang mendalam dan berat pada pria. Remaja laki-laki memproduksi sperma setiap harinya. Sperma bisa dikeluarkan melalui proses yang disebut ejakulasi, yaitu keluarnya sperma melalui penis. Ejakulasi bisa terjadi secara alami (tidak disadari oleh remaja laki-laki) melalui mimpi basah.

Pada wanita ciri seksual sekunder meliputi pembesaran payudara, terjadinya pigmentasi puting susu, pinggul yang membesar, tumbuhnya rambut pada tubuh dan kelamin, pertumbuhan dan perkembangan indung telur (ovarium) dan saluran telur (tuba Fallopii) serta vagina bertambah lebar dan dalam. Menarche (menstruasi) dapat terjadi pada umur 10-17 tahun. Menstruasi terjadi karena berkurangnya kadar hormon progesteron dan esterogen dalam darah. Kedua hormon tersebut berperan dalam perkembangan lapis lendir rahim dan mempertahankan ketebalan lapisan tersebut. Bila terjadi kehamilan kedua hormon tersebut akan dipertahankan tetap tinggi di dalam darah dan ketebalan lapis lendir ini akan terus dipertahankan. Bila tak terjadi kehamilan kadar kedua hormon tersebut akan turun dengan drastis dan lapisan lendir rahim akan gugur. Hanya sedikit sisa lapisan lendir rahim yang dipertahankan. Lapisan lendir rahim yang gugur dan mengandung darah inilah yang akan dikeluarkan melalui mulut rahim dan vagina sebagai menstruasi, yang biasanya terjadi antara 3-7 hari. Jarak antara satu haid dengan haid berikutnya tidak sama pada setiap orang. Adakalanya 21 hari atau bisa juga 35 hari.

Faktor-faktor yang mengatur perkembangan seksuil hingga kini belum diketahui betul, diduga ada kaitannya dengan hilangnya inhibisi (penghambatan) mekanisme neural atau neurohumoral di otak dan faktor gizi.

 

Pada remaja juga terjadi perubahan-perubahan emosi, pikiran, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang dihadapi. Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak dan dewasa. Anak laki-laki matang pada usia 20-22 tahun, sedangkan anak wanita 1-2 tahun lebih dulu. Pada masa ini seorang remaja umumnya mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar, emosional, selalu ingin melawan, rasa malas, perubahan dalam keinginan, ingin menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri serta selalu ingin mencoba dalam banyak hal. Kesukaran yang dialami timbul akibat konflik karena keinginannya menjadi dewasa dan berdiri sendiri dan keinginan akan perasaan aman sebagai seorang anak dalam keluarganya. Ia sering berlaku seperti seorang anak tetapi ingin diperlakukan sebagai seorang dewasa. Bila pada masa anaknya penuh kebahagiaan, kasih sayang dan memuaskan bagi dirinya, maka ia lebih mudah mengatasi masalahnya. Pada masa remaja ini, seorang remaja banyak mengalami tekanan mental dan emosi. Faktor yang mempengaruhi adalah faktor lingkungan, hereditas dan hubungan sosial.

Seorang remaja ingin mencoba sesuatu segala sesuatu. Ia harus diberi kesempatan untuk membuat kesalahan. Ia tidak akan mau hanya menerima nasehat saja. Ia selalu ingin tahu sebab dari sesuatu hal dan menyangsikan kebenaran tradisi keluarga, ketentuan dalam agama dan ajaran politik. Selama masa ini seorang remaja menginginkan kebebasan yang lebih luas. Ia ingin mendapatkan peran yang lebih banyak dalam segi kehidupan. Sebaliknya seorang remaja cenderung untuk menghindari tanggung jawab yang berat dan tidak mau berdisiplin. Ia cenderung berusaha menghindari resiko atas keputusan yang diambilnya dan menggantungkannya pada orang tua atau orang yang ia percayai.

Tidak ada perubahan dramatis dalam fungsi intelektual selama masa remaja. Kemampuan untuk mengerti masalah-masalah kompleks berkembang secara bertahap. Psikolog Perancis Jean Piaget menentukan bahwa masa remaja adalah awal tahap pikiran formal operasional, yang mungkin dapat dicirikan sebagai pemikiran yang melibatkan logika pengurangan/deduksi. Piaget beranggapan bahwa tahap ini terjadi di antara semua orang tanpa memandang pendidikan dan pengalaman terkait mereka. Namun bukti riset tidak mendukung hipotesis ini; bukti itu menunjukkan bahwa kemampuan remaja untuk menyelesaikan masalah kompleks adalah fungsi dari proses belajar dan pendidikan yang terkumpul.

Perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas bertanggung-jawab atas munculnya dorongan seks. Banyaknya tabu sosial, sekaligus juga kekurangan pengetahuan yang benar tentang seksualitas mengakibatkan meningkatnya kejadian sex bebas dan permasalahan yang di akibatkan oleh sex bebas, seperti aborsi, kejahatan seksual, renggangnya hubungan keluarga, meningkatnya pemakaian narkoba, dan kriminalitas lainnya. Remaja perlu mengetahui perubahan di atas agar mereka mampu mengendalikan perilakunya.Remaja harus mengerti bahwa begitu dia mendapatkan menstruasi ataumimpi basah maka secara fisik dia telah siap dihamili atau menghamili.Bisa hamil atau tidaknya remaja putri bila melakukan hubungan seksual tidak tergantung pada berapa kali dia melakukan hubungan seksual tetapi tergantung pada kapan dia melakukan hubungan seksual (dikaitkan dengan siklus kesuburan) dan apakah sistem reproduksinya berfungsi dengan baik (tidak mandul).Banyak remaja yang tidak mengetahui akan hal ini, sehingga mereka menyangka bahwa untuk hamil orang harus terlebih dahulu melakukan hubungan seksual berkali-kali.

 

. BAHAYA SEX BEBAS PADA REMAJA

Remaja atau kawula muda adalah harapan bangsa. Di pundak mereka, masa depan dan cita-cita bangsa ini dipertaruhkan. Mereka dididik agar mengenal bangku sekolah, tahu sopan santun, bermoral, beragama, peduli lingkungan,

peduli masa depan, dan segudang nilai-nilai positif lain. Tapi sebagaimana remaja umumnya, mereka tak lepas dari keceriaan dunia remaja yang diakrabinya. Dalam batas wajar, masa remaja sering meninggalkan kesan manis. Sekadar mejeng di mal memang bukan barang haram. Tapi tak sedikit di antara mereka yang “berjalan” terlalu jauh. Mereka menjadi lepas kendali. Buntutnya adalah kebablasan. Misalnya terjerat dalam pesta hura-hura ganja, putau, ekstasi, dan pil-pil setan lain. Tak sedikit pula di antara mereka yang kemudian hamil di luar nikah akibat sex bebas (free sex). Jalan pintas lewat aborsi pun dilakukan, untuk melenyapkan jabang bayi yang belum mereka kehendaki. Jika sudah begitu, orangtua bakal mengurut dada. Salah bunda mengandung? Kurang perhatian? Terlalu dimanjakan? Atau karena pengaruh budaya Barat yang menghalalkan berpacaran tanpa batas hingga budaya kumpul kebo?

Ada beberapa sebab yang dapat dijadikan alasan merebaknya “wabah mengerikan” ini, di

antaranya adalah

1. Pengaruh Negatif Media Massa

Media masssa seperti televisi, film, surat kabar, majalah dan sebagainya belakangan semakin banyak memasang dan mempertontonkan gambar-gambar seronok dan adegen seks serta kehidupan yang glamour yang jauh dari nilai-nilai Islami. Hal ini diperparah lagi dengan berkembangnya tehnologi internet yang menembus batas-batas negara dan waktu yang memungkinkan kawula muda mengakses hal-hal yang bisa meningkatkan nafsu seks. Informasi tentang seks yang salah turut memperkeruh suasana. Akibatnya remaja cenderung ingin mencoba dan akhirnya terjerumus kepada sex bebs (free sex).

                                                       

2. Lemahnya Keimanan

Hampir semua, bila tidak mau dikatakan semua, perilaku seks bebas, tahu akan beban dosa

yang mereka terima. Tapi entah kenapa, bagi mereka hal itu ‘dibelakangkan’ dan menjadikan

nafsu sebagai pemimpin. Ini menunjukkan lemahnya rasa keimanan mereka.
3. Tidak adanya pendidikan sex yang benar, tepat dan dilandasi nilai-nilai agama.
4. Lemahnya pengawasan orang tua.
5. Salah dalam memilih teman

Dampak dari sex bebas (free sex), khususnya pada remaja dapat dibagi menjadi

1. Bahaya Fisik

    Bahaya fisik yang dapat terjadi adalah terkena penyakit kelamin (Penyakit Menular Sexual/

PMS) dan HIV/AIDS serta bahaya kehamilan dini yang tak dikehendaki.

PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui

hubungan seksual. Seseorang berisiko tinggi terkena PMS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian. Penyakit klamin yang dapat terjadi adalah kencing nanah (Gonorrhoe), raja singa (Sifilis), herpes genitalis, limfogranuloma venereum (LGV), kandidiasis, trikomonas vaginalis, kutil kelamin dan sebagainya. Karena bentuk dan letak alat kelamin laki-laki berada di luar tubuh, gejala PMS lebih mudah dikenali, dilihat dan dirasakan. Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:•

berupa bintil-bintil berisi cairan,

lecet atau borok pada penis/alat kelamin,

luka tidak sakit; keras dan berwarna merah pada alat kelamin,

adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam,

rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin,

rasa sakit yang hebat pada saat kencing,

kencing nanah atau darah yang berbau busuk,

bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok. Pada perempuan sebagian besar tanpa gejala sehingga sering kali tidak disadari. Jika ada gejala, biasanya berupa antara lain:

rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual,

rasa nyeri pada perut bagian bawah,

pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,

keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan

pada alat kelamin atau sekitarnya,

keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,

timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,

bintil-bintil berisi cairan,

lecet atau borok pada alat kelamin.

Perlu diketahui bahwa PMS tidak dapat dicegah hanya dengan memilih pasangan yang kelihatan bersih penampilannya, mencuci alat kelamin setelah berhubungan seksual, minum jamu-jamuan, minum antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seks.

AIDS singkatan dari Aquired Immuno Deficiency Syndrome. Penyakit ini adalah kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh. Penyebabnya adalah virus HIV. HIV sendiri adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. AIDS merupakan penyakit yang salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual.  Kehamilan pada usia yang sangat dini dan tidak dikehendaki akan menyebabkan terjadinya resiko kehamilan dan persalinan serta resiko pada janin seperti

panggul sempit

kontraksi rahim yang lemah

ketidak teraturan tekanan darah yang dapat berdampak pada keracunan kehamilan serta

kejang-kejang yang dapat menyebabkan kematian

Remaja atau calon ibu merasa tidak ingin dan tidak siap untuk hamil maka ia bisa saja

tidak mengurus dengan baik kehamilannya

Gangguan pertumbuhan organ-organ tubuh pada janin

kecacatan Bahaya keagamaan dan akhirat

Para pemuda yang terperosok kedalam lumpur kehanyutan sex bebas dan kemerosotan akhlak akan ditimpa 4 macam hal tercela yang diisyaratkan dan disebutkan tanda-tandanya oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang tercantum dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani. Rasulullah SAW bersabda : ”Jauhilah zina karena ia mengakibatkan 4 macam hal; menghilangkan wibawa di wajah, menghalangi rezeki, dimurkai Allah dan menyebabkan kekelan dalam neraka” (HR. Ath-Thabrani). Seorang pezina ketika ia melakukan zina akan terlepas dari keimanan dan ke Islaman, sebagaimana hadist Rasulullah SAW: ” Tidak ada seorang pezina ketika melakukan zina sedangkan saat itu ia beriman….” (HR. Bukhari dan Muslim)

Diantara bahaya akhirat, seorang pezina jika tidak bertaubat akan dilipat gandakan siksaanya pada hari kiamat, sebagaimana firman Allah SWT: ”Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu niscaya ia mendapat (pembalasan) dosa (nya) (yakni) akan dilipatgandakan azb untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina” (QS. Al Furqaan: 68-69)   

V.PENANGGULANGAN MASALAH SEX BEBAS PADA REMAJAUntuk menghindari sex bebas perlu dilakukan pengontrolan dan pengendalian nafsa

syahwat. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah

1. Memperdalam keimanan

Memperdalam keimanan adalah menyakini bahwa Allah senantiasa bersamanya, mendengar dan melihat, mengetahui apa yang tersembunyi dan yang tampak serta apa yang tersirat di dalam lubuk hati yang paling dalam. Allah SWT berfirman ” Tidakkah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah memngetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi

2.Teman yang shalih

suatu kenyataan dan pengalaman membuktikan bahwa ketika seorang remaja berteman dengan teman yang shaleh dan baik maka ia akan terpengaruh pada mereka untuk melakukan kebaikan, istiqomah dan keshalihan

3.Menjauhi dan menghindari media massa yang buruk

Media massa merupakan salah satu faktor yang ”ikut” bertanggung jawab terhadap menjamurnya seks bebas. Banyak acara-acara ditelevisi dan pemberitaan di koran dan majalah yang mengumbar nafsu seks, gambar-gambar yang seronok, iklan-iklan yang berbau ”pornografi” yang turut memperburuk moral para remaja dan merangsang remaja untuk melakukan seks bebas. Untuk itu para remaja perlu memilah-milah berita yang akan dibaca dan acara televisi yang akan ditontonnya. Sekarang ini ada pepatah yang mengatakan ”tontonan telah menjadi tuntunan, sebaliknya banyak tuntunan hanya tinggal sebagai tontonan saja”Allah SWT berfirman: ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk” (QS Al-Israa’: 32) Menggunakan cara-cara medis

Nabi Muhammad SAW bersabda ” Hikmah itu adalah barang yang tercecer milik orang yang beriman, dimana saja ia mendapatkannya … ia yang lebih berhak untuk itu (HR. Turmudzi dan Al Askari).

4.Untuk mengendalikan nafsu seksual dapat diupayakan cara-cara medis sebagai berikut:

   1. Sering mandi air dingin di musim panas

   2. memperbanyak olahraga dan latihan fisik

   3. Menjauhi makanan yang mengandung merica dan rempah-rempah karena mempunyai

sifat merangsang

   4. Tidak terlalu banyak mengkonsumsi semampunya minuman perangsang saraf seperti

kopi

   5. Tidak terlalu banyak mengkonsumsi daging merah dan telur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

AGNES MONICA: PLEASE DEH BUSANANYA

0

Originally posted on klikharry.com:

Setelah beberapa waktu yang lalu klikharry pernah melakukan ulasan mengenai busana Agnes Monica, maka artikel kali ini kembali melihat cara berpakaian Ala Agnes Mo. agnes monica panasonic award

Prestasi Agnes Monica di dunia entertainment Indonesia sudah tidak bisa dipungkiri lagi, apalagi sejak ia menjejakkan diri di dunia internasional. Jatuh bangun menyusun karier hingga mampu go international tentu bukanlah hal yang mudah. Agnes melewati berbagai rintangan dan tidak pernah putus asa dengan impiannya menjadi seorang musisi internasional. Penilaian tersebut keluar dari bibir seorang pengamat mode dan gaya hidup, Sonny Muchlison. Dia mengatakan, Agnes merupakan sosok inspiratif dari segi prestasi.
“Kalau ingin berprestasi tirulah Agnes, bagaimana dia membangun karier dan memiliki kepribadian yang matang hingga bisa bersaing di kancah internasional,” katanya kepada Okezone lewat sambungan telefon, belum lama ini.

Sonny memang memberi jempol untuk karier yang sudah diraih Agnes. Namun, menyayangkan mengapa Agnes selalu salah mengenakan busana untuk penampilannya.
Wah, kalau…

View original 100 more words

Pidato Bahasa Inggris

0

TRANSCRIPT OPENING REMARKS PRESIDENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
AT THE 1ST CONFERENCE OF INTERNATIONAL FORUM FOR ISLAMIST PARLIAMENTARIAN
HOTEL MILLENIUM, 19 JANUARY 2007

Bismilahirrahmanirrahiim
Assalammualaikum warrahmatulahi wabarrakatuh

The honorable chairman of the People Consultative Assembly, Bapak Hidayat Nur Wahid,
The honorable speaker of the House of People of Representative, Bapak Agung Laksono,
Mr. Luthfi Hasan Ishaaq, Secretary General of the IFIP,
Dr. Abdul Majid Minarsa, Chairman of the Executive Committee of the IFIP,
Excellencies, Ministers, Ambassadors, Speakers,
Distinguished Guest, Brothers and Sisters,

Let us begin with praising Allah SWT, for it is under His blessings and grace that we are able to gather here this morning at the First Conference of International Forum for Islamist Parliamentarian. I commend the organizers, for their foresight in initiating this important conference.

Indonesia is indeed delighted and proud, to host the First Conference of IFIP. To all our friends from 28 countries around the world who have just arrived, I bid you a very warm welcome to Jakarta. I do hope, you will enjoy our brotherly at hospitality.

This conference is unique and strategic because the participants are parliamentarians, politicians, and policy makers, who have the access to policy formulation, and possess all the power, quality and capacity needed, to change the fate of the Muslim world.

In the next few days, you will discuss important topics such as human rights, interfaith dialogue, economic empowerment, political reform, democracy, and so forth. These themes reflect the fact that you are very much eager to address the real issues of our world, which is precisely what the <i>Ummah</i> needs to do.

Indeed, the most important thing that the <i>Ummah</i> can do is to engage, to expand networks, to cooperate, to promote mutual enlightement, and to share knowledge and experiences with one another. In my view, the Ummah has not done this very intensively, and perhaps this is the reason why the Ummah has not developed its true potentials.

Remember: 14 centuries of Islamic history have taught us that Islam is at its best when the <i>Ummah</i> was able to confront the issues of their time intelligently and think ahead of their time.

As we all know, Islam spread so rapidly from Mecca and Madina in the 7th century to the rest of Arabia and into Europe. By the 13th century, Islam became the world’s greatest civilization, with Baghdad as its center, much more advanced than Europe which was still in the dark age.

The <i>Ummah</i> is in that period was deeply spiritual but what made them special was that they were knowledge-driven.

They developed paper mill, and printed almost a million books. They successfully built a strong culture of excellence. They opened the first university. They developed a vast scientific literature, and developed a body of knowledge in philosophy, arts, architecture, mathematics, chemistry, geography, medicine, optics, astronomy, agriculture, navigation, and others.
They even found and translated the great works of great Greek thinkers such as Plato and Aristotle, which later became the basis of Rennaisance in the Western World when European people rediscovered this from the Muslims.

But unfortunately, the Islamic civilization experienced a decline in the middle of 13th century, particularly after the Mongol invasion and annihilation of Baghdad in 1258, and partly due to growing internal weaknesses. Since then, despite the subsequent rise of the Ottoman Empire until the early 20th century, the <i>Ummah</i> struggled hard to reclaim its proper status and position in the world affairs.

Europe found Enlightenment and basked in the Rennaissance era, but the <i>Ummah</i> became stagnant. Europe started to produce Galileo, Copernicus, Newton, Watt, Edison, and Einstein, and overtook the Islamic world in science, technology and literature.

It was the European who started the Industrial Revolution, the revolution of modern warfare, the transportation revolution, and other development in technology. In all this, the muslim world was left behind, and even victimized and colonized.

Where is the <i>Ummah</i> today?
Well, the story is long and winding. The Ummah is now one billion strong.

But the landscape of the Islamic world is rather eclectic. There are areas of prosperity, peace and progress in the Islamic world, where some muslims enjoy a high standard of living and become major players in the world economy.
But, there are also pockets of poverty, conflicts, and ignorance. We see our brothers and sisters trapped in prolonged bloody conflicts : in Iraq, Afghanistan, Somalia, Sudan, Lebanon, Palestine.

We also face the reality that a considerable portion of the muslim world are still lagging behind in terms of worldwide socio-economic progress.

Consider the statistics :
Of the world’s 30 biggest economies, there only 3 muslim majority countries Turkey, Saudi Arabia and Indonesia.
There is no muslim country in the top 10 or top 20 traders.

In the world’s human development index, you will find no muslim country in the top 10, top 20 or top 30 best performing nations. Expand the list to the top 50, and you will find 5 muslim societies–Brunei, Bahrain, Kuwait, Qatar and United Arab Emirates–listed between rank 33 and 47.

If you look at the top 20 most competitive countries, there is no single muslim country in the list. I guess it is true that some Muslims are concerned more about their survival in the age of harsh competition, rather than to increase their competitivess as tools to survival.

Let me remind you also that according to UNICEF, there are still over 4,3 million children under 5 in OIC countries die each year from preventable disease and malnutrition.

Another sad reality every 30 minutes, an Afghan woman dies of childbirth. In the African sub-region, 1 out 15 pregnancies ends in death. Compare to the global average, which is 1 death out of 74 pregnancies, that situation deserves our utmost attention.

Our children also still face a harsh and difficult life. In 17 OIC countries, primary school education is less than 60%.
We are also deeply concerned that there are around 8 million adult HIV cases in African OIC countries.
I cite these statistics to remind ask that we have lots of work to do to improve the lots of the Ummah.

We must therefore pool Excellencies, Ladies and Gentlements. To help each other and advance the Ummah into the third millennium. And we must realize that the fate of the Ummah is entitely up to the Ummah it self, who now stands on an important threshold in the advance of human civilization

So herein lies the challenges for us.
First, the Ummah of today must not be left behind, let alone victimized, by the forces of globalization and modernity. We must not let ourselves swept in self-doubt and isolationism. We must stay at the forefront of globalization. We must follow the previous Ummah to think ahead of our time. With one billion strong, the Ummah possesses all potentials and power to drive globalization, to unleash its contructive force to bring peace and prosperity.

We missed the Industrial and Transportation revolutions. We were left behind in the revolution of modern military affairs, tehnology and tactics. We are yet major player in the information and communication technology. But this should not prevent us from taking an active and leading part in the Revolution of Information which is now well underway. We should not, and cannot afford to miss this very important revolution.

In the third millennium, the Ummah must intelligently seize the challenge and opportunities of globalization. Globalization, despite of its potential pitfalls, can bring opportunities and empowerment. It can help communities and nations catch up much faster with modernity. It can create a much more level playing field. Look at China and India, countries that have transformed so dramatically that today they are widely regarded as rising global powers. The Islamic world too can do this, but like China and India, it will need a lot of planning, discipline, governance, opening-up, reforms, and hard work.

To do all these, the Ummah will need good and visionary leaders. The Ummah cannot drift in limbo without direction. The Ummah needs to be guided by formal and informal leaders, who know how the world works, who can lead the way and make the hard decisions, and who can bring enlightenmen, wisdom, and guidance.

These muslim leaders must bear the conscience of the Ummah.

That is why the quality of leadership in the muslim world is critical. We will need to see that leadership in government, parliament, the business community, the media, the NGOs, and civil society at large.

And lastly, in pursuing all these, it is important for the Ummah to embrace gracefully in a constructive, open-minded, forward-looking, positive, and creative manner. The Ummah must continue to strive for moderation, tolerance and harmony. These are the true pillars of a lasting peace, prosperity, modernity and democracy for the Ummah.

No doubt, in our quest for peace and progress, we will be confronted by roadblocks and turbulence. We were severely disturbed by the ignorant cartoon of our Prophet Muhammad SAW. We remain concerned about the trend of Islamophobia in some parts of the world. We resent the suffering and injustices experienced by our brothers and sisters in Palestine.
But the Ummah must never cease to find solutions to problems, and to reach out to those who do not understand us, who do not understand Islam. We must always try to build bridges, through dialogue and cooperation.

Simply put, the world order that we are trying to build in the third millennium can not be sustained unless it is a happy home of inter-civilizational, inter-faith and inter-cultural inter-action. In this light, we find it heartening to see Turkey’s efforts to join the European Union, to see the first muslim Congressman sworn-in in the US Congress recently, and to see a dedicated muslim banker, Muhammad Yunus from Bangladesh, won the Nobel peace prize this year.

We need to encourage this positive trend. In this way, the Ummah can help foster a culture of peace, openness and tolerance for the human race.

Excellencies Ladies and Gentlemen,
We in Indonesia are eager to play our role in advancing the Ummah. About 85 % of Indonesia’s 220 million citizens are muslims, which makes us the country with the largest muslim population in the world. We are trying our best to promote a national development policy that will lift the living standard of all Indonesians, including our Ummah. We are now in the process of rebuilding Indonesia after the economic crisis, and the prospects are promising. We are optimistic that with strong fundamentals our economy will grow stronger, delivering better welfare, reduced poverty, more accesss to education and health, and stronger buying power. In this process, the Ummah will be more empowered, and their livelihood will improve.

Apart from promoting prosperity, we will maintain our Islamic tradition based on tolerance and moderation. Indonesia is living proof of a country where Islam, democracy and modernity go hand-in-hand. We will continue to protect and promote moderation and tolerance as we all know Islam is a religion of peace, progress and justice that is a blessing not just for muslims but for the in tire universe <i>(rahmatan lil’alamiin)</i>.

We in Indonesia are also closely monitoring the situation in the Middle-East, which remains fraught with turbulences. Like all of you, we wish to see the establishment of an independent and viable Palestinian state in the near future, and we will always support diplomatic efforts to attain a lasting and durable peace in the Middle-East.

We also watch the fragile situation in Lebanon closely, and we support the implementation of United Nations Security Resolution 1701 after the Israeli military agretion. We have sent our best troops to Lebanon to take part in the extended UNIFIL operations to keep the peace. There are those who are very pessimistic about the future of the Middle-East, but our experience here in Indonesia has taught us that there is always light at the end of the tunnel.

I am therefore very pleased and glad to learn about the theme of this Conference, which was apply chosen by the Organizers: Peaceful Reform and Democracy toward Better Future. It is the right theme for our time.
The message of our deliberation today is clear Islam does not contradict democracy, nor does it oppose modernity.
This is the message that we are going to spread to our peoples back home and to the world enlarge.

Distinguished Participants,
Brothers and Sisters,
Finnaly, I trust that you are starting something very important here. I hope the seeds of cooperation and brotherhood that you plant here will grow for the benefit of the Ummah.
Tomorrow, we are going to celebrate a new Islamic year in our Hijjriyah calendar Muharram the first 1428 Hijjriyah. I pray the year 1428 Hijjriyah as a year of peace and prosperity for the Muslims and a new beginning for the Ummah.
And by saying Bismillahirrahmanirahiim, I declare the First Conference of the International Forum for Islamist Parliamentarian, open.

I thank you.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

 

0

Originally posted on hwraocha:

BAB I

Pendahuluan

 Segala puji bagi Alloh SWT yang telah memberikan kemampuan kepada kami untuk dapat menyelesaikan pengerjaan tugas makalah Nahj Balaghah ini yang berjudul “Zuhud dan Altruisme”.

View original 1.225 more words

0

Originally posted on Kenapa saya keluar dari salafy / salafi/sunni palsu /wahaby/wahabi/darul hadits / DHIYA’US SUNNAH / wahdah islamiyah/al-Nidaa'/LBI Al atsary/ Al-irsyad/ AL QAIDA/LDII/PERSIS/NII DAN SEMUA VARIAN WAHHABY ?:

Memakai Hirz Atau Ta’widz Adalah ajaran Dan Tradisi Ulama Salaf; Dengan Dasar Yang Kuat (Mewaspadai Ajaran Wahhabi Yang Mengharamkannya)

segala apa yang terlintas dalam hatimu tentang Allah maka Allah tidak seperrti demikian itu

segala apa yang terlintas dalam hatimu tentang Allah maka Allah tidak seperrti demikian itu

Di antara keganjilan golongan Wahabi bahwa mereka mengharamkan memakai hirz yang isi di dalamnya hanya ayat-ayat al Qur’an atau bacaan-bacaan dzikir kepada Allah, mereka bahkan memutus hirz-hirz tersebut dari leher orang yang memakainya dengan mengatakan: “ini adalah perbuatan syirik”, terkadang mereka tidak segan-segan memukulnya. Kita katakan: Bagaimana penilaian kalian terhadap sahabat Abdullah ibn ‘Amr ibn al ‘Ash dan para sahabat lainnya yang telah mengalungkan hirz-hirz tersebut pada leher anak-anak mereka yang belum baligh, apakah kalian akan memvonis para sahabat tersebut dengan syirk ?!!!, lalu apa yang hendak kalian katakan tentang Imam Ahmad, Imam Ibn Mundzir yang telah membolehkan hirz? Cukuplah ini sebagai bukti bahwa kelompok Wahabi ini sesat karena telah menganggap syirik apa yang telah dilakukan oleh para ulama…

View original 1.117 more words

0

Originally posted on Sekedar Catatan Kecil:

Baturraden adalah sebuah tujuan wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal juga manca negara, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional. Kondisi tersebut menyebabkan banyak hotel, vila dan rumah singgah  di sini.

View original 137 more words